Sabtu, 18 Januari 2014

Belajar Photoshop

Mencetak pas foto dengan berbagai ukuran dalam sebuah kertas misalnya kertas ukuran 3r, 4r, 5r atau berapapun dapat kita lakukan dengan mudah yaitu dengan program adobe photoshop. Baik yang CS6 Cs5 cs4 cs3 cs2 maupun cs7.0 atau versi berapapun. Dengan mencetak photo berbagai ukuran dalam satu halaman kita dapat menghemat waktu dibandingkan dengan mencetak satu macam ukuran saja.

Bagaimana cara mencetak foto berbagai ukuran dengan photoshop? Apa saja tahap-tahapnya yang cepat? Software apa yang harus kita pakai? Bagaimana langkah-langkah mudah mencetak/mengedit pas photo atau gambar berbagai macam ukuran menggunakan adobe photoshop? Gimana sih menyusun berbagai macam size pas photo pada sebuah kertas? Berikut jawaannya :

Sebagai contoh akan saya tulis tentang cara mengedit/menata pas photo ukuran 2x3 cm, 3x4 cm, dan 4x6 pada sebuah kertas berukuran 4R.   
  1. Kita buka saja Adobe photoshop.
  2. Buka foto yang akan kita cetak : Klik File > Open  > Pilih photo kita. Saya ambil contoh foto seorang anak bernama Graito Fendy Nugroho, yang saat  tulisan ini saya buat dia sebagai murid atau siswa klas 5 di SD Imogiri, Bantul,l Yogyakarta.
  3. Membuat/mengeset ukuran foto pada langkah 2 menjadi  4x6 cm dari foto pilihan kita. Cara yang paling mudah yaitu dengan menggunakan Cropping. Klik crop tool > set ukurannya panjang 5,6 cm dan lebar 3,8 cm, resolusi 300 ppi. Sebenarnya ukuran tepatnya dari pas foto 4x6 ada di =>Macam-macam ukuran foto. Lalu Klik pojok gambar drag and drop ke pojok yang lain > klik oke. Selengkapnya  Klik saja di => Cara crop foto di photoshop atau cara yang lain yaitu di => Cara membuat ukuran foto dengan photoshop.
  4. Membuat kertas berukuran 4r yaitu dengan membuka New File caranya : Klik File > New > isi panjang = 6 inchi dan lebar = 4 inchi, resolusi 300 ppi > klik Oke
  5. Akan terbuka dua buah foto yaitu pas foto 4x6cm dan photo atau kertas 4r. Untuk Photoshop Cs4 secara default yang terbuka atau yang tampak terlihat hanya satu saja yaitu yang aktif saja. Karena masing-masing berupa tab yang menempel dengan option bar. Cara untuk mengaktifkan kedua foto atau semua tab, caranya : Klik Arange Documents > Float All in Windows. Atau cara singkatnya : Drag header dari masing-masing foto ke bawah (ke Window photoshop/area kerja photoshop.
  6. Masukkan pas foto 4x6 ke kertas 4 r. Caranya klik pas foto kemudian drag and drop (Klik tahan > seret > lepas) ke kertas 4 r. Posisikan di pojok kiri atas dengan drag and drop juga.
  7. Perbanyak menjadi misalnya 2 lembar pas photo 4 x 6 caranya : Tekan Alt + Klik photo 4 x 6 tadi > drag dan drop ke samping kanannya. Jadilah 2 lembar Jika ingin dijadikan 3 maka lakukan drag dan drop lagi maka akan kita peroleh 3 lembar pas foto 4x6cm. Untuk memperbanyak foto selengkapnya klik di => Cara memperbanyak foto di photoshop. Pada contoh ini hanya kita jadikan 2 lembar saja.
  8. Mengeset/membikin/merubah pas foto menjadi ukurab 3x4 cm. Caranya sama dengan langkah no 3 yaitu dengan cropping foto. Ukuran pas foto 3x4 cm dapat anda baca di => Ukuran foto 3x4 cm.
  9. Masukkan pas foto 3 x 4cm ke foto ukuran 4r yang telah terisi 3 lembar pas foto 4x6 pada langkah 7. Caranya sma dengan langkah 6 dan langkah nomer 7.
  10. Kalau perlu putarlah foto 3x4 tadi dengan cara Tekan Control + T lalu klik kanan > Rotate 90 CW. Sehingga gambar ukuran 3x4 menjadi mendatar atau horizontal. Lalu perbanyak menjadi dua seperti langkah nomer 7. Hasilnya seperti gambar di bawah ini :
  11. Membuat/mengubah ukuran pas photo 2x3 cm. Caranya sama dengan langkah nomor 3. Ukuran 2x3 dapat anda baca di => ukuran foto 2x3
  12. Perbanyaklah foto 2x3 menjadi beberapa lembar sesuai kebutuhan anda.
  13. Print hasil susunan berbagai macam ukuran pas foto tadi dengan mengeset kertas di printer. selengkapnya klik di => Print foto dengan photoshop.
Demikian cara mencetak foto berbagai ukuran dalam sebuah kertas photo. Tahap dan langkah-langkah di atas dapat juga kita pakai dalam rangka cara mencetak berbagai macam ukuran foto dalam sebuah kertas, misalnya untuk cetak foto beberapa ukuran pada kertas A4, 10r, 5r, dan lain-lain.


CaraMenginstal Windows 7



Jika memandingkan Windows 7 dengan Windows XP memang agak sedikit berbeda. Hal itu pun terlihat dari segi tampilan yang terdapat pada kedua sistem operasi windows tersebut. Dalam hal ini juga termasuk dari cara menginstal sistem windows yang terdapat kedua Sistem Operasi tersebut.  Nah, kali saya akan berbagi tips bagaimana Cara Menginstal Windows 7 Lengkap Dengan Petunjuk Gambar agar bisa mempermudah anda dalam melakukan penginstalan.

Ikuti petunjuk di bawah.

1. Jika anda melakukan instalasi dengan menggunakan CD, maka sebelumnya pasti dari BIOS booting komputer anda di setting untuk DVD.
2. Kemudian masukan CD instalasi.
3. Setelah itu silakan anda tekan sembarang tombol saat muncul boot from cd or dvd

Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 1

4. Maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah.

Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 2

5. Pada Button Language, time, currency, and location pilihlah Indonesian.

Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 3

6. Klik Next. Maka akan terlihat tampilan seperti gambar di bawah. Tekan tombol Install Now.

Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 4

7. Tunggulah sampai proses instal selesai. Maka akan terlihat tampilan seperti gambar di bawah.

Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 5

8. Beri tanda centang pada I accept the license terms sebagai tanda setuju. Setelah itu klik Tombol Next.

Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 6

9.  Kemudian pilih Custom (Advanced) untuk memilih di drive.

Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 7

10. Dengan langkah ini anda bisa menentukan Drive mana yang digunakan untuk menginstal windows 7. Selain itu pun saya sarankan agar anda membagi hardiks anda menjadi minimal 2 partisi, yaitu partisi windows dan partisi untuk data dengan memilih drive options dan langsung tekan tombol Next dengan asumsi bahwa anda akan membagi hardiks anda menjadi beberapa partisi (Minimal 2) setelah proses instal selesai.

Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 8

11. Tunggulah proses ini beberapa saat sampai selesai.

Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 9

12.  Setelah proses ini selesai, maka secara otomatis windows akan restart dengan sendirinya.

Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 10

13. Setelah restart maka akan tampilan seperti gambar dibawah.

Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 11

14. Tunggu beberapa saat sampai proses Setting up the services selesai

Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 12

15. Proses Instalasi windows akan berjalan lagi secara otomatis

Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 13

16. Maka akan terlihat gambar di bawah ini. Silakan masukan Nama User dan Nama Komputer sesuai dengan keinginan anda.

Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 14

17. Untuk kolom password. Anda bisa menggunakan Password atau tidak menggunakan Password.

Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 15

18. Setelah itu masukan product key serial number windows 7. (berupa angka dan abjad)

Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 16
19. Kemudian pilih Level Proteksi Keamanan dari Microsoft
Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 17

20. Silkana anda Atur Zona waktu (untuk Indonesia +7 dari GMT)
Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 18
21. Selamat windows 7 Anda siap digunakan.
Cara Instal Windows 7 Lengkap 1, Windows 7, Tips Komputer 19
 Demikian pembahasan saya tentang Cara Menginstal Windows 7 Lengkap Dengan Petunjuk Gambar.

Kamis, 16 Januari 2014

Pemrograman Visual Basic

Visual Basic adalah bahasa pemrograman berbasis Windows. Saat ini, Visual Basic adalah salah satu bahasa pemrograman yang terbaik. Visual Basic merupakan pengembangan dari Basic. Basic (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code) adalah sebuah bahasa pemrograman “kuno” yang merupakan awal dari bahasa-bahasa pemrograman tingkat tinggi lainnya. Basic dirancang pada tahun 1950-an dan ditujukan untuk dapat digunakan oleh para programmer pemula. Biasanya Basic diajarkan untuk para pelajar sekolah menengah yang baru mengenal komputer, serta digunakan untuk pengembangan program “cepat saji” yang ringan dan menyenangkan.
 
Walaupun begitu, peran Basic lebih dari sekedar itu saja. Banyak programer handal saat ini memulai karirnya dengan mempelajari Basic. Sebagai bahasa pemrograman yang mutakhir, Visual Basic didesain untuk dapat memanfaatkan fasilitas Windows, khususnya Windows 95/97/98 dan Windows NT. Visual Basic juga merupakan bahasa pemrograman Object Oriented Programming (OOP), yaitu pemrograman yang berorientasi objek. Visual Basic menyediakan objek-objek yang sangat kuat, berguna, dan mudah dipakai. Dengan fasilitas tersebut, membuat Visual Basic menjadi begitu diinginkan oleh programmer.

 Sejarah Visual Basic
Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang bersifat event driven dan menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program aplikasi berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman Common Object Model (COM). Visual Basic merupakan turunan bahasa BASIC dan menawarkan pengembangan aplikasi komputer berbasis grafik dengan cepat, akses ke basis data menggunakan Data Access Objects (DAO), Remote Data Objects (RDO), atau ActiveX Data Object (ADO), serta menawarkan pembuatan kontrol ActiveX dan objek ActiveX. Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.
Visual Basic yang sekarang digunakan oleh jutaan programmer adalah berawal dari sebuah Bahasa pemrograman yang diciptakan oleh Prof. Jhon Kemeny dan Thomas Kurtz pada tahun 1964 dengan nama BASIC yang kepanjangan dari Beginner All Purpose Symbolic Intruction Code. Bahasa BASIC ini tergolong bahasa pemrograman yang paling mudah dipelajari. Bill Gates, pendiri Microsoft, memulai bisnis softwarenya dengan mengembangkan interpreter bahasa Basic untuk Altair 8800, untuk kemudian ia ubah agar dapat berjalan di atas IBM PC dengan sistem operasi DOS. Perkembangan berikutnya ialah diluncurkannya BASICA (basic-advanced) untuk DOS. Setelah BASICA, Microsoft meluncurkan Microsoft QuickBasic dan Microsoft Basic (dikenal juga sebagai Basic Compiler).
Visual Basic merupakan bahasa yang mendukung OOP, namun tidak sepenuhnya. Beberapa karakteristik obyek tidak dapat dilakukan pada Visual Basic, seperti Inheritance tidak dapat dilakukan pada class module. Polymorphism secara terbatas bisa dilakukan dengan mendeklarasikan class module yang memiliki Interface tertentu.
2
Visual Basic (VB) tidak bersifat case sensitif. Dan pada tahun 1975, Microsoft yang dipimpin oleh Bill Gate ini, mengembangkan bahasa BASIC ini dengan mengeluarkan produk pertamanya yang bernama Microsoft Basic dimana versi yang terkenal saat itu adalah Quick Basic. Quick Basic menjadi bahasa BASIC yang paling terkenal saat itu karena sudah adanya interpreter didalamnya yang berfungsi untuk menjalankan kode-kode yang ditulis dengan Quick Basic. 
Perkembangan Visual Basic
VB 1.0 dikenalkan pada tahun 1991, pendekatan yg dilakukan untuk menghubungkan bahasa pemrograman dengan GUI berasal dari prototype yg dikembang oleh “Alan Cooper” yg di sebut TRIPOD, Kemudian Microsoft mengontrak copper dan asosiasinya utk mengembangkan tripod agar dapat digunakan di windows 3.0 dibawah nama kode Ruby. Berikut Perjalanan Visual Basic (VB 1.0 Sampai VB 10) :
· Proyek “Thunder” dirintis
· Visual Basic 1.0 (May 1991) di rilis untuk windows pada COMDEX/Windows Wordltrade yg dipertunjukan di Atlanta , Georgia
· Visual Basic 1.0 untuk DOS dirilis pada bulan September 1992. Bahasa ini tidak kompatibel dengan Visual Basic For Windows. VB 1.0 for DOS ini pada kenyataaanya merupakan versi kelanjutan dari compiler BASIC, QuickBasic dan BASIC Professional Development System.

  Visual Basic .NET, dirilis pada tahun 2002, Beberapa yang mencoba pada versi pertama .NET ini mengemukakan bahwa bahasa ini sangat powerful tapi bahasa yg digunakan sangat berbeda dengan bahasa sebelumnya, dengan kekurangan diberbagai area, termasuk runtime-nya yang 10 kali lebih besar dari paket runtime VB6 serta peningkatan penggunan memory.
· Visual Basic .NET 2003, dirilis dengan menggunakan NET framework versi 1.1.
· Visual Basic 2005, merupakan itegrasi selanjutnya dari Visual Basic .NET. dan Microsoft memutuskan untuk menghilangkan kata kata .NET pada judulnya. Pada Rilis ini , Microsoft memasukan bebrapa fitur baru, diantaranya : Edit and Continue , mungkin inilah kekurangan fitur terbesar dari VB .NET. pada VB 2005 ini kita diperbolehkan melakukan perubahan kode pada saat program sedang dijalankan Perbaikan pada Konversi dari VB ke VB NET12 Visual Basic .NET 2003 (VB 7.1) , dirilis dengan menggunakan NET Kerangka kerja versi 1.1. IsNot Patent, merupakan salah satu fitur dari Visual Basic 2005 merupakan konversi If=Not X Is Y menjadi If X IsNot Y.
· Visual Basic 2005 Express , merupkan bagian dari Product Visual Studio. Microsoft membuat Microsoft Visual Studio 2005 Express edition untuk pemula dan yg gemar dengan VB, salah satu produknya adalah Visual Basic 2005 Express yg merupakan produk gratis dari Microsoft.
· Visual Basic “Orcas”, dijadwalkan akan dirilis pada tahun 2007 dan dibangung diatas .NET 3.5. Pada rilis ini , Microsoft menambahkan beberapa fitur , diantaranya : True Tenary operator , yaitu fungsi If(boolean,value, value) yg digunakan untuk menggantikan fungsi IIF, LINQ Support, Ekspresi Lambda, XML Literals, Nullable types, Type Inference.
· Visual Basic ‘VBx’, Visual Basic 10, yang juga dkenal dengan nama VBx, akan menawarkan dukungan untuk Dynamic Language Runtime. VB 10 direncanakan akan menjadi bagian da 15. an dari SilverLight 1.1
7
Gambar 7: Tampilan Microsoft Visual Basic 10
 Pengertian Visual Basic
Visual Basic pada dasarnya adalah bahasa pemograman komputer. Bahasa pemograman adalah perintah – perintah atau instruksi yang dimengerti oleh computer. untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Bahasa pemograman visual basic merupakan bahasa yang mudah dipahami sehingga manusia sekarang lebih banyak memilih pemograman Visual Basic. Visual Basic selain disebut sebagai bahasa pemograman, juga sering disebut sarana (tool) untuk menghasilkan program – program aplikasi berbasis windows. Beberapa kemampuan atau menfaat dari Visual Basic diantaranya seperti:
a. Untuk membuat program aplikasi berbasis Windows.
b. Untuk membuat objek-objek pembantu program seperti control Activex, File, Help, Aplikasi internet dan sebagainya.
c. Menguji program dan menghasilkan program akhir berakhiran EXE yang bersifat Executable, atau dapat langsung dijalankan.
Bagi programmer pemula yang baru ingin belajar program, lingkungan Visual Basic dapat membantu membuat program berbasis Windows dengan mudah. Sedangkan bagi programmer tingkat lanjut, dengan kemampuannya yang besar dapat digunakan untuk membuat program yang kompleks, misalnya dalam lingkungan Netwoking atau Clien Server.
8
Bahasa pemograman Visual Basic cukup sederhana dan menggunakan kata-kata bahasa inggris yang umum digunakan dan tidak perlu lagi menghapal sintaks-sintaks maupun format-format bahasa yang bermacam-macam. Didalam Visual Basic semuanya sudah disediakan dalam pilihan-pilihan yang tinggal diambil sesuai kebutuhan. Selain itu, sarana pengembangannya yang bersifat visual lebih memudahkan untuk mengembangkan program aplikasi berbasis Windows ini, bersifat Mouse Driven (digerakkan dengan mouse) dan berdaya guna tinggi. Sejak dikembangkan pada tahun 80-an, Visual Basic kini telah mencapai versinya yang ke-6. Beberapa keistimewaan utama dari Visual Basic 6 diantaranya seperti :
· Menggunakan platform pembuatan programan yang diberi nama Developer Studio, yang memiliki tampilan dan sarana yang sama dengan Visual C++ dan Visual J++. Dengan begitu Anda dapat berimigrasi atau belajar cepat bahasa pemrograman lainnya dengan mudah dan
cepat tanpa harus belajar dari nol lagi.
· Memiliki beberapa tambahan sarana wizard yang baru. Wizard adalah sarana yang mempermudah dalam pembuatan aplikasi dengan mengotomatisasi tugas-tugas tertentu.
· Akses data lebih cepat dan andal untuk membuat aplikasi database berkemampuan tinggi.
C. Struktur Aplikasi Visual Basic
Lingkungan pemograman visual basic mengandung semua sarana yang anda butuhkan untuk membangun program – program yang hebat untuk windows dengan cepat dan efisien, visual basic merupakan bahasa pemrograman terstruktur.
Ø Struktur aplikasi visual basic terdiri dari :
1. Form, yaitu windows atau jendela dimana anda akan membuat user interface atau tampilan yang merupakan antarmuka program yang akan dibuat.
2. Kontrol, yaitu tampilan berbasis grafis yang dimasukkan pada form untuk membuat interaksi dengan pemakai (textbox, label, frame, dan lain-lain).
3. Propertis, yaitu nilai atau karakteristik yang dimiliki oleh sebuah objek visual basic. Contoh : Name, Caption, Size, dan lain-lain.
4. Metode, yaitu serangkaian perintah yang sudah tersedia suatu yang dapat diminta untuk mengerjakan tugas khusus.
9
5. Prosedure Kejadian/Event Prosedure, yaitu kode yang berhubungan dengan suatu objek yang dapat diminta untuk mengerjakan tugas khusus. Kode ini akan mengeksekusi ketika ada respon dari pemakai kode ketika ada event tertentu.
6. Prosedure Umum, yaitu kode yang tidak berhubungan dengan suatu objek. Kode ini harus diminta oleh aplikasi.
7. Modul/Module, yaitu kumpulan dari prosedure umum, deklarasi variable dan defenisi konstanta yang digunakan oleh aplikasi. 
Tipe Data di Visual Basic 6.0 
 
Visual basic 6.0 mempunyai beberapa jenis data. Untuk mendefinisikan jenis data pada sebuah variabel, visual basic menggunakan satu karakter tanda yang diletakkan di akhir nama sebuah variabel. Jenis data dalam visual basic yaitu :
Tabel Jenis Data pada Visual Basic dan Akhirannya
Jenis Data
Akhiran
Boolean
Tidak Ada
Integer
%
Long Integer
&
Double (Floating)
#
Single (Floating)
!
Currency
@
Date
Tidak Ada
Object
Tidak Ada
String
$
Variant
Tidak Ada
F. Batasan Data dalam Visual Basic 6.0
Data yang digunakan dalam visual basic mempunyai batasan-batasan yang ditentukan oleh besarnya tempat yang disediakan oleh penyimpanannya dalam memory. Adapun batasan-batasan data tersebut dapat dilihat pada tabel berikut ini.
14
Tabel Type Data
Jenis Data
Ukuran
Range/Batasan
Byte
1 byte
0 sampai dengan 255
Boolean
2 bytes
True atau False
Integer
2 bytes
-32, 68 sampai dengan 32, 767
Long (Long Integer)
4 bytes
-2, 147, 483, 648, sampai dengan 2, 147, 483, 647
Single (Single-Precision-Floating-Point)
4 bytes
Negatif : -3,402823E38 sampai dengan 1,401298E45
Positif : 1,4.1298E45 sampai dengan 3,402523E8
Date
8 bytes
1 Januari 100 sampai dengan 1 Desember 9999
Object
1 byte
Semua referensi object
String (Variable-Length)
10 bytes + panjang string
0 sampai kira-kira 2 milyar
String (Fixed-Length)
Sepanjang string
1 sampai kira-kira 65,400
Variant (with numbers)
16 bytes
Semua numeric sesuai batasan pada jenis data double
Variant (with characters)
22 bytes + panjang string
Batasannya sama seperti panjang variable string yaitu 0 sampai kira-kira 2 billion
User defined
(Menggunakan type)
Sebesar elemen yang dibutuhkan
Setiap elemen sama batasannya dengan jenis datanya

Contoh Program menghitung factorial angka menggunakan visual basic

Alogaritma


Baca n (input bilangan factorial)
selagi n > 0
Hitung F = F * n
n = n-1
tulis hasil F
selesai


Menerjemahkan Ke Visual Basic
Visual Basic (VB) memeliki GUI yang menarik, dan memudahkan user untuk berinteraksi, untuk menerjemahkan alogaritma tersebut ke dalam visual basic, hal yang perlu dilakukan adalah
1. Mendesain Input dan output
karena hanya terdapat satu input dan satu ouput, saya hanya menggunakan 2 buah textbox di visual basic, 2 buah label untuk memberi keterangan dan satu buah command button untuk mengeksekusi perintah.
2. Memasukkan code
dalam visual basic untuk memasukkan code dapat dilakukan dengan mengklik dua kali (hal ini dapat dilakukan dalam desain mode) lalu masukkan code sesuai dengan alogaritma yang sudah ditulis diatas.







properties dari command button 1 saya caption nya menjadi hitung, sedangkan properti lainya tidak saya rubah, di menu properti ini sebetulnya kita juga dapat merubah warna, nama ukuran, dan lain sebagaianya.




Private Sub CommandButton1_Click() ' perintah akan dilakukan ketika commandbutton 1 di klik
Dim n As Integer ' deklarasi variable dan jenis yang dipakai
Dim F As Long: F = 1 ' deklarasi variabel
n = txtinput.Text ' membaca input angka yang akan difactorialkan
While (n > 0) ' selagi n lebih besar dari nol
F = F * n 'Mengalikan
n = n - 1 'mengurangi
Wend
txthasil.Text = F 'menulis hasil akhir pada txt hasil
end
hasilnya ketika di running adalah sebagai berikut




gambar berikut ketika dimasukkan input yang akan dihitung adalah 10 !


yang perlu diperhatikan dalam visual basic ketika menggunakan while adalah untuk akhirnya menggunakan perintah wend  bukan end

Contoh Program Absensi Sederhana Dengan Visual Basic 6.0

pertama kita buat dulu database untuk absensi nya dengan nama latihan.mdb, kemudian isi field-field databasenya seperti ini :

Nama Database : latihan.mdb
Nama Tabel       : Absen

Field
Data Type
Size
NRP
Text
10
Nama
Text
35
Jurusan
Text
50
Matkul
Text
50
Masuk
Byte
 
Sakit
Byte
 
Izin
Byte
 
Alpa
Byte
 
Total
Byte
 

Setelah membuat database selesai, lalu buat desain form absen seperti ini :
Componen tambahan pada Toolbox :
Adodc dan DataGrid

 

 Jika sudah, kita buat module baru, Klik Menu Project > Add Module > Open,,Kemudian akan muncul jendela kode, tuliskan kode perintah berikut :


  1. Public ConN As New ADODB.Connection
  2. Public RsAbsen As New ADODB.Recordset
  3. Sub koneksi()
  4. Set ConN = New ADODB.Connection
  5. Set RsAbsen = New ADODB.Recordset
  6. ConN.Open "Provider=microsoft.jet.oledb.4.0;data source = " & App.Path & "\latihan.mdb"
  7. End Sub

Kemudian Save Module yang sudah kita isi dengan kode perintah diatas,,
Setelah itu isikan kode berikut pada Form

  1. Private Sub Form_Activate()
  2. Call koneksi
  3. Adodc1.ConnectionString = "provider=microsoft.jet.oledb.4.0;data source=" & App.Path & "\latihan.mdb"
  4. Adodc1.RecordSource = "absen"
  5. Adodc1.Refresh
  6. Set DataGrid1.DataSource = Adodc1
  7. DataGrid1.Refresh
  8. End Sub
  9. Private Sub Form_Load()
  10. Text1.Text = ""
  11. Text2.Text = ""
  12. Combo1.Text = ""
  13. Combo2.Text = ""
  14. Combo3.Text = ""
  15. Label11.Caption = 0
  16. Label12.Caption = 0
  17. Label13.Caption = 0
  18. Label14.Caption = 0
  19. Label15.Caption = 0
  20. Combo1.AddItem "Sistem Informasi"
  21. Combo1.AddItem "Teknik Informatika"
  22. Combo1.AddItem "Manajemen Informatika"
  23. Combo1.AddItem "Komputer Akuntansi"
  24. Combo2.AddItem "Pemprograman Visual I"
  25. Combo2.AddItem "Pemprograman Visual II"
  26. Combo3.AddItem "Hadir"
  27. Combo3.AddItem "Tidak Hadir"
  28. Option1.Value = False
  29. Option2.Value = False
  30. Option3.Value = False
  31. Option1.Enabled = False
  32. Option2.Enabled = False
  33. Option3.Enabled = False
  34. Text1.Enabled = False
  35. Text2.Enabled = False
  36. Combo1.Enabled = False
  37. Combo2.Enabled = False
  38. Combo3.Enabled = False
  39. End Sub

Kemudian buat function cari data, sub tampilkan data dan kosong seperti dibawah ini :

  1. Function CariData()
  2. Call koneksi
  3. RsAbsen.Open "Select * From absen where nrp='" & Text1 & "'", ConN
  4. End Function
  5. Private Sub TampilkanData()
  6. Text2 = RsAbsen!nama
  7. Combo1.Text = RsAbsen!jurusan
  8. Combo2.Text = RsAbsen!matkul
  9. Label11.Caption = RsAbsen!masuk
  10. Label12.Caption = RsAbsen!sakit
  11. Label13.Caption = RsAbsen!izin
  12. Label14.Caption = RsAbsen!alpa
  13. Label15.Caption = RsAbsen!total
  14. End Sub
  15. Private Sub kosong()
  16. Text1.Text = ""
  17. Text2.Text = ""
  18. Combo1.Text = ""
  19. Combo2.Text = ""
  20. Combo3.Text = ""
  21. Label11.Caption = 0
  22. Label12.Caption = 0
  23. Label13.Caption = 0
  24. Label14.Caption = 0
  25. Label15.Caption = 0
  26. Option1.Value = False
  27. Option2.Value = False
  28. Option3.Value = False
  29. Option1.Enabled = False
  30. Option2.Enabled = False
  31. Option3.Enabled = False
  32. End Sub

Untuk pencarian data, masukkan kode perintah berikut pada Text1 dengan procedure Lostfocus :

  1. Private Sub Text1_LostFocus()
  2. On Error Resume Next
  3. Call CariData
  4. If Not RsAbsen.EOF Then
  5. TampilkanData
  6. Text1.Enabled = False
  7. Text2.Enabled = False
  8. Combo1.Enabled = False
  9. Combo2.Enabled = False
  10. MsgBox "NRP Sudah Ada"
  11. Command1.Enabled = False
  12. End If
  13. End Sub

Pada Combo3 atau combo untuk kehadiran, isikan kode berikut untk proses perhitungan absen masuk :

  1. Private Sub Combo3_Click()
  2. If Combo3.Text = "Hadir" Then
  3. Option1.Enabled = False
  4. Option2.Enabled = False
  5. Option3.Enabled = False
  6. Label11.Caption = Val(Label11.Caption) + 1
  7. Else
  8. Option1.Enabled = True
  9. Option2.Enabled = True
  10. Option3.Enabled = True
  11. End If
  12. End Sub


Kemudain Pada Option 1, 2 dan 3, isikan kode perintah untuk menghitung absen alasan tidak hadir dan total tidak hadir :

  1. Private Sub Option1_Click()
  2. If Option1.Value = True Then
  3. Label12.Caption = Val(Label12.Caption) + 1
  4. Else
  5. Label12.Caption = Val(Label12.Caption) + 0
  6. End If
  7. Label15.Caption = Val(Label12.Caption) + Val(Label13.Caption) + Val(Label14.Caption)
  8. End Sub
  9. Private Sub Option2_Click()
  10. If Option2.Value = True Then
  11. Label13.Caption = Val(Label13.Caption) + 1
  12. Else
  13. Label13.Caption = Val(Label13.Caption) + 0
  14. End If
  15. Label15.Caption = Val(Label12.Caption) + Val(Label13.Caption) + Val(Label14.Caption)
  16. End Sub
  17. Private Sub Option3_Click()
  18. If Option3.Value = True Then
  19. Label14.Caption = Val(Label14.Caption) + 1
  20. Else
  21. Label14.Caption = Val(Label14.Caption) + 0
  22. End If
  23. Label15.Caption = Val(Label12.Caption) + Val(Label13.Caption) + Val(Label14.Caption)
  24. End Sub



Terakhir isikan kode perintah untuk command simpan, edit, absen, hapus, isi data dan selesai :


  1. Private Sub Command1_Click() 'Kode Perintah Untuk tombol Simpan
  2. Dim SQLSimpan As String
  3. SQLSimpan = "Insert Into absen (nrp,nama,jurusan,matkul) values ('" & Text1 & "','" & Text2 & "','" & Combo1.Text & "','" & Combo2.Text & "')"
  4. ConN.Execute SQLSimpan
  5. Form_Activate
  6. Call kosong
  7. End Sub
  8. Private Sub Command2_Click() ' Kode Perintah Untuk tombol Edit
  9. If Command2.Caption = "Edit Data" Then
  10. Text1.Enabled = False
  11. Text2.Enabled = True
  12. Combo1.Enabled = True
  13. Combo2.Enabled = True
  14. Combo3.Enabled = True
  15. Command2.Caption = "Edit"
  16. Else
  17. Dim SQLAbsen As String
  18. SQLAbsen = "Update absen Set nama='" & Text2.Text & "'," & " matkul='" & Combo2.Text & "'," & " jurusan='" & Combo1.Text & "' where nrp='" & Text1 & "'"
  19. ConN.Execute SQLAbsen
  20. Form_Activate
  21. Call kosong
  22. Command2.Caption = "Edit Data"
  23. End If
  24. End Sub
  25. Private Sub Command3_Click() 'Kode Perintah Untuk Tombol Absen
  26. Dim SQLAbsen As String
  27. SQLAbsen = "Update absen Set masuk= '" & Label11.Caption & "'," & " sakit='" & Label12.Caption & "'," & " izin='" & Label13.Caption & "'," & " alpa='" & Label14.Caption & "'," & " total='" & Label15.Caption & "' where nrp='" & Text1 & "'"
  28. ConN.Execute SQLAbsen
  29. Form_Activate
  30. Call kosong
  31. End Sub
  32. Private Sub Command4_Click() 'KOde Perintah Untuk Tombol Hapus
  33. Adodc1.Recordset.Delete
  34. Adodc1.Recordset.Update
  35. DataGrid1.Refresh
  36. End Sub
  37. Private Sub Command5_Click() 'Kode Perintah Untuk Tombol Selesai
  38. pesan = MsgBox("Anda Yakin Ingin Keluar Dari Program ini?", vbQuestion + vbYesNo, "Keluar")
  39. If pesan = vbYes Then
  40. Unload Me
  41. Else
  42. End If
  43. End Sub
  44. Private Sub Command6_Click() 'Kode Perintah Untuk Tombol Isi Data
  45. Text1.Enabled = True
  46. Text2.Enabled = True
  47. Combo1.Enabled = True
  48. Combo2.Enabled = True
  49. Combo3.Enabled = True
  50. Text1.SetFocus
  51. End Sub

Jika semua kode perintah sudah di isikan,,coba jalankan program absensi yang sudah kita buat,,

Read more: http://komputerkampus.com/artikel-68/contoh-program-absensi-sederhana-dengan-visual-basic-60-/#ixzz2qXxNQ07G